5 Alasan Logis Kenapa Kamu Harus Pinjam Uang

Masalah hidup siapa yang menduga? Bisa saja datang kapan saja di saat kita tidak siap. Pinjam uang bukan sesuatu yang haram dan harus kamu hindari, pada kondisi-kondisi tertentu tentunya ini menjadi alternatif buat kamu. Apalagi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga yang mendasar dan mendesak. Solusi ini tentu jadi pilihan.

Alasan Logis Pinjam Uang
Alasan Logis Pinjam Uang

Kenapa Harus Hutang? Inilah Alasannya

Meminjam uang juga tidak boleh dijadikan gaya hidup. Kalau sedikit-sedikit meminjam uang tentu akibatnya juga buruk bagi kondisi ekonomi. Apalagi kamu tidak punya jaminan untuk membayarnya. Nah, berikut ini beberapa alasan logis yang perlu kamu pahami dan cukup memungkinkan jika terpaksa harus berhutang:

1. Kebutuhan Ekonomi Pokok

Dalam kondisi terdesak mungkin kamu butuh uang untuk biaya makan, tempat tinggal, sekolah anak hingga kesehatan. Jika tidak ada lagi sumber yang bisa dipakai untuk membiayai, maka pengajuan pinjaman uang ke lembaga peminjaman dana cukup memungkinkan kamu lakukan.
Namun, pastikan juga kamu memiliki sumber penghasilan yang cukup untuk jaminan pembayaran hutang yang dilakukan. Jangan sampai malah membuat kamu semakin terjebak hutang dan sulit kehidupannya.

2. Modal Bisnis

Ya, cara pengajuan pinjaman dana banyak dilakukan para pengusaha, baik untuk pinjaman mikro atau makro. Pinjaman dana untuk bisnis bisa dikatakan hutang produktif yang akan membantu geliat bisnis usaha yang kamu lakukan.

Kapan kamu yakin harus mengajukan pinjaman dana modal bisnis? Jika kamu memang siap untuk banting tulang mengelola bisnis kamu. Bisnis butuh keseriusan dan kesabaran. Di awal mungkin akan merugi, dan kamu harus siap dengan itu. Jangan sampai modal bisnis sudah dipinjam, bisnis bangkrut dan kamu mundur.

3. Pengembangan Usaha

Pengembangan usaha beda dengan modal usaha. Orang yang mengembangkan usaha biasanya sudah memiliki modal yang cukup kokoh sebagai jaminan untuk membayar hutang. Pengusaha properti misalnya, mereka biasanya akan selalu punya tagihan hutang sebagai pengembangan dari cabang-cabang propertinya.

Kamu bisa melakukan pengajuan pinjaman dana untuk mengembangkan usaha bisnis yang telah ada dengan jaminan yang sudah ada untuk melunasinya.

4. Hutang Konsumtif bagi yang Mampu

Apakah hutang konsumtif untuk kebutuhan tersier seseorang dilarang? Ya tentu saja nggak sih kalau kamu punya jaminan untuk melunasinya. Orang yang sudah punya mobil dan ingin beli mobil lagi juga bisa mengajukan pinjaman dana kalau dia punya jaminan untuk membayarnya.

Hal salah yang sering dilakukan orang adalah, mengajukan pinjaman untuk kebutuhan konsumtif tapi sebenarnya hanya memiliki anggaran pas-pasan untuk mencicilnya. Akibatnya saat ekonomi bermasalah, kredit jadi macet.

5. Punya Kesungguhan untuk Melunasi Hutang

Sebenarnya saat kita mengajukan pinjaman uang ke lembaga peminjaman dana, hal ini justru akan membuat kita lebih serius bekerja ke sana kemari berusaha untuk mencari penghasilan baru. Hutang membuat kita lebih bekerja keras dan tidak malas.

Bagi orang-orang seperti ini, sah-sah saja untuk berhutang. Apalagi jika hutang tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan hidup atau bahkan pengembangan ekonomi.
Malu berhutang sama teman atau keluarga? Solusinya adalah lembaga pinjaman dana online yang kini hadir dengan sistem yang memudahkan. 

Kredit Tanpa Agunan (KTA) kini menjadi layanan unggulan karena dinilai memberi solusi bagi kebutuhan banyak orang yang mendesak. Nggak ribet syaratnya, dan bahkan bisa diurus secara online.

Mau pinjam uang yang mudah, nggak ribet, cepat dan bunga rendah? Kunjungi sekarang juga  https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan/. Menyajikan berbagai pilihan produk pinjaman yang terjamin karena sudah terdaftar resmi di lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pilihan terbaik untuk masalah keuangan bisnis dan keluarga.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "5 Alasan Logis Kenapa Kamu Harus Pinjam Uang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel